Benar-benar cinta??
Yah, ingin sekali ku katakan jika yang kurasakan ini adalah "Cinta". Aku memang tak Ppandai membuat kata0kata cinta, bahkan aku tak punya pengalaman apapun soal pacaran, tidak seperti remaja SMA pada umumnya. aku seorang penikmat film, walau tidak berpacaran tapi hari-hariku tak ernah sepi dengan ocehan-ocehan film fantasi yang nikmat sekali ku tonton, hampir setiap hari laptop ini menyala dengan aktor-aktor luar biasa pemeran film yang sangat luar biasa. Dari dulu pilihan ku sudah jatuh di "Harry Potter", mungkin kalian juga tidak asing dengan film keren yang diadaptas dari novel J.K Rowling tersebut, dan setiap hari kuulang tak pernah membuatku bosan. Sampai akhirnya aku bertemu dengan seorang pemuda yang menurutku sangat mirip dengan "Harry Potter", di tinggi, putih, berkacamata juga. Aku sangat mengidolakan dia, dan akhirnya aku menyukainya. Saat aku mengidolakannya, aku menyukai orang lain dan dia (si Harry Potter) menyukaiku, yang membuatku tak peduli padanya adalah dia tidak pernah bilang kalu dia suka padaku, dan jika ia ini akan menjadi cerita yang lain. saat dia sudah lulus dan jadi mahasiswa, dia sempat berkata padaku kalau dia suka padaku, aku terkejut dan belum sempat kujawab "Ya". Sampai suatu hari aku bilang padanya bahwa aku suka padanya dan ternyata responya cukup menarik, indah, dia menyenangkan. Pada tanggal 13 Februari 2014 bisa dibilang "kencan pertama" kita, dia selalu mempesona sama seperti biasa, dan tyang tidka kalah menyenangkan adalah baju yang dia kenakan warnanya sama persis dengan yang aku kenakan, mulai dari kaos, celana jean's, dan jaketnya. Suasananya benar-benar terasa seperti dalam film-film romance, karena saat itu memang berada dibawah guyuran hujan yang lumayan deras. Suasana sedikit kaku, karena memang aku tipe orang yang tidak bisa memulai pembicaraan dan dia juga seorang yang pendiam, so our conversation has run dry!. Mungkin menjadi seorang mahasiswa sangat berat, mungkin juga bisa menjadi super sibuk, dia tidak ernah punya waktu untukku, sesekali mungkin punya tapi jika di presentase-kan mungkin waktunya untukku hanya sekitar 15% saja. dia selalu saja menggantungakn hubungan ini, dia selalu membuat aku "Galau", dia tak pernah berkata "Hai" setidaknya tidak lebih dari 5 kali dia katakan itu padaku. sangat bodoh kuarasa saat aku menjatuhkan pilihan ku untuk mencintai seseorang yang seperti itu, yang kurasa ":mungkin cinta ku itu tuus, tapi sia-sia karena yang dicintai seperti itu", jika aku punya idaman lain, aku janji dia akan kutinggal bersama ketidakpastiannya!! sungguh aku bukan mengemis cintamu, aku hanya ingin menunjukkan betapa berharganya kamu dihatiku. Cukup kau gantungan ini semua, aku lelah dengan apa yang kau lakukan. Mungkin
ini ibarat "Berlian yang tak bersinar dibawah cahaya". Memang nyata
adanya, tapi sulit dipercaya. Ingin ku cari lagi cara memunculkan
sinarnya, tapi sinar itu seperti tak mau kembali. inilah kisah cintaku, sunggu tragis dengan harapan-harapan palsu yang telah dia berikan, memaksaku untuk merasakan indahnya cinta, tapi tak pernah mengizinkan aku untuk benar-benar merasakan dan mengetahui arti cinta yang sebenarnya. :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar